Selamat Datang di Blog Resmi Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangil

Jumat, 15 September 2017

Sebelum Bebas, Warga Binaan Diajari Membuat Makanan Olahan


TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sebanyak 14 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Bangil-Pasuruan, Jawa Timur yang akan bebas, mendapatkan bekal pelatihan ketrampilan Tata Boga.
Pelatihan yang diadakan atas kerjasama dengan Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Pasuruan tersebut, akan diselenggarakan selama tiga hari, mulai Kamis (14/9) hingga Sabtu (16/9) mendatang di komplek Rutan Bangil.
"Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bekal ketrampilan bagi warga binaan yang akan bebas pada 1-2 minggu mendatang," jelas Kepala Rutan Bangil, Wahyu Indarto, kepada TIMES Indonesia.
Menurut Wahyu, kegiatan ini, bisa menjadi bekal untuk hidup mandiri bagi WBP setelah bebas nanti. Ke depannya, Wahyu berharap Dinsos bisa menambah kuota peserta pelatihan mengingat penghuni Rutan saat ini telah mencapai 431 orang.
Selama pelatihan yang bertajuk dalam rangka pemberdayaan Eks Narapidana itu, para peserta akan mendapatkan pelatihan membuat berbagai macam olahan menu makanan Seperti ayam krispi, mie ayam krispi, keripik pisang, stik telo/kentang, dan roti kasur.
Selain mendapatkan materi pengolahan, para peserta nantinya juga akan mendapatkan konsumsi, seragam dan uang transport selama pelatihan.
Sementara itu, Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial dari Dinsos Pemkab Pasuruan, Prapti Ningsih, mengucapkan terimakasih kepada pihak Rutan Bangil, karena telah bersedia menyediakan tempat, untuk diadakan pelatihan tersebut.
"Semoga pelatihan ini bisa bermanfaat sebagai bekal untuk bekerja secara mandiri bagi para WBP yang sebentar lagi akan bebas. Dan bisa dilanjutkan dengan ketrampilan yang lain, setelah peserta bebas nanti," ucapnya. (timesindonesia.co.id)

Pewarta : Robert Ardyan
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur
Share:

Rabu, 06 September 2017

Selasa, 29 Agustus 2017

Rutan Bangil Gelar Pelatihan Kerja Bagi Warga Binaannya

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangil-Pasuruan, menggelar pelatihan kerja kepada warga binaanya. Ada belasan warga binaan yang mengikuti pelatihan tersebut.
"Pembukaaanya Selasa (29/8/2017) kemarin dan akan berlangsung selama 40 hari ke depan. Kita bekerja sama dengan UPT Pelatihan Kerja Pasuruan," kata Wahyu Indarto, Kepala Rutan Bangil, saat dihubungi. 
Kegiatan pelatihan tersebut menurutnya, diikuti sebanyak 16 warga binaan Rutan Bangil, dan akan mendapatkan pelatihan kejuruan pembuatan mebel.
KaRutan dalam sambutan pembukaan yang juga dihadiri perwakilan dari UPT Pelatihan Kerja Pasuruan, Bambang Muryana, bahwa tujuan dari kegiatan pelatihan kerja kepada warga binaan ini adalah, agar mereka bisa mandiri nantinya.
"Untuk menuju tenaga kerja yang mandiri selepas mereka menjalani masa hukuman di sini. Kita sangat mengapresiasi kerjasama ini dan semoga bermanfaat, agar warga binaan bisa mengaplikasikannya dan menjadi seorang pengusaha mebel yang handal kelak," urai Wahyu Indarto.
Senada dengan KaRutan, Bambang Muryana selaku perwakilan dari UPT Pelatihan Kerja Pasuruan, juga mengharapkan agar warga binaan bisa memanfaatkan pelatihan kerja ini dengan sebaik-baiknya, karena hanya diadakan setahun sekali. 
"Semoga bermanfaat dan menjadi bekal keahlian kerja setelah bebas nanti. Kami juga siap menampung dan menyalurkan mantan warga binaan bila ingin bekerja usai menjalani masa hukuman," ujarnya.
Sementara itu, salah satu peserta pelatihan mengharapkan agar pelatihan ini kiranya dapat terus berkesinambungan, dan tidak putus setelah usai pelatihan mendatang. 
Selain mendapatkan sertifikat setelah mengikuti pelatihan, warga binaan yang menjadi peserta, juga mendapatkan fasilitas makan siang, kaos dan juga uang saku, setelah mengikuti pelatihan selama 40 hari. (*)

www.timesindonesia.co.id
Pewarta : Robert Ardyan
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Sholihin Nur
Share:

Jumat, 18 Agustus 2017

92 Penghuni Rutan Bangil Mendapatkan Remisi Kemerdekaan


TIMESINDONESIA, JAKARTA – Rutan Kelas IIB Bangil-Pasuruan, memberikan remisi umum di peringatan HUT  ke-72 Kemerdekaan RI tahun ini, kepada sebanyak 92 orang narapidana, Kamis (17/8/2017) pagi.
Pemberian remisi tersebut dilakukan secara simbolik di acara upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI di Alun-alun Bangil. Dari total Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) penerima remisi, sebanyak 3 orang diantaranya menerima remisi umum langsung bebas.
Karutan Bangil Wahyu Indarto mengatakan, para WBP yang kemarin mendapatkan remisi tersebut, telah dinyatakan layak mendapat remisi karena sudah memenuhi syarat secara prosedural substansi maupun administratif.
"Syarat administratif harus dilengkapi dengan petikan putusan dan eksekusi dari Kejaksaan. Syarat substansi adalah selama 6 bulan berturut-turut yang bersangkutan harus berkelakuan baik," jelas Wahyu Indarto sesaat usai menjadi inspektur upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI di Rutan Bangil.
Dalam upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI yang diselenggarakan di Rutan Bangil tersebut, KaRutan membacakan sambutan dari Menkumham RI, yang pada intinya bahwa semua insan pemasyarakatan harus bisa menjadi pendobrak, jangan jadi pengekor saja.
Selain diikuti oleh seluruh petugas Rutan Bangil, upacara tujuh belasan itu juga diikuti oleh ibu-ibu Dharma wanita Rutan Bangil, peserta Pramuka dari WBP yang juga sebagai petugas pengibar bendera dan sejumlah warga binaan lainnya. Yang unik, KaRutan dan sejumlah pejabat struktural Rutan Bangil lainnya, mengenakan pakaian adat dalam upacara tersebut. (*)


www.timesindonesia.co.id
Pewarta : Robert Ardyan
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Rizal Dani
Share:

Kamis, 10 Agustus 2017

Rakor Criminal Justice System Kabupaten Pasuruan

Pagi tadi, Wahyu Indarto Kepala Rutan Bangil menghadiri undangan Kapolres Pasuruan dalam acara Rapat Koordinasi Criminal Justice System yang diadakan di Mapolres Pasuruan. Turut hadir juga Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan dan Ketua Pengadilan Negeri Bangil beserta jajaran-jajaran terkait.
Dalam acara tersebut, Wahyu Indarto selaku Kepala Rutan Bangil menyampaikan hal-hal yang perlu dibenahi anatara Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, dan Rumah Tahanan Negara di Kabupaten Pasuruan agar tercipta kerja sama yang lebih baik antar instansi. 
Share:

Selasa, 11 Juli 2017

PENGUMUMAN PENERIMAAN CPNS KEMENKUMHAM 2017


Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia memberikan kesempatan
kepada Warga Negara Indonesia untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)
yang akan ditugaskan di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

UNIT KERJA YANG MENDAPATKAN ALOKASI FORMASI (ALOKASI PENEMPATAN)
     1.   Sekretariat Jenderal.
     2.   Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan.
     3.   Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum.
     4.   Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
     5.   Direktorat Jenderallmigrasi.
     6.   Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.
     7.   Direktorat Jenderal Hak Asasi Manusia.
     8.   Inspektorat Jenderal.
     9.   Badan Pembinaan Hukum Nasional.
     10. Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan Hak Asasi Manusia.
     11. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan Hak Asasi Manusia.
     12. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia : Aceh, Sumatera Utara,
           Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu,
           Lampung, Kepulauan Riau, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.1.
           Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah,
           Kalimantan Selatan, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Gorontalo,
           Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat,
           Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat ( Kantor Wilayah, Kantor Imigrasi, Rumah
           Detensi Imigrasi, Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara, Balai
           Pemasyarakatan, Balai Harta Peninggalan, dan Rumah Sakit Pengayoman ).

Pengumuman selengkapnya klik DISINI
Arahan Menteri dan Alokasi Formasi CPNS Kemenkumham 2017 klik DISINI
Website informasi seputar pendaftaran klik DISINI
Share:

Selasa, 27 Juni 2017

Kunjungan Keluarga Warga Binaan Rutan Bangil Idul Fitri 1438 H

Suasana bahagia dan haru saat kunjungan Warga Binaaan Pemasyarakatan di Hari Raya Idul Fitri 1438 H

RUTAN BANGIL, berakhir sudah kunjungan keluarga bagi WBP Rutan bangil pada hari ini (27/06). Kunjungan keluarga yang dilaksanakan 3 hari sejak 25 Juni 2017 dan diadakan 2 gelombang, yakni Gelombang I (08.00-11.00 WIB) dan Gelombang II (13.00-14.30 WIB) telah mengurangi sedikit rasa rindu di hati Warga Binaan bersama keluarga.
Isak tangis antara pengunjung dan Warga Binaan saat Hari Raya Idul Fitri mungkin pemandangan yang biasa bagi para petugas di Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara. Namun tetap saja suasana tersebut terasa mengharukan pula bagi para petugas yang tidak bisa berlebaran di hari pertama bersama keluarga dikarenakan tugas sebagai Petugas Pemasyarakatan.

Tiga hari ini adalah hari yang berat bagi para Petugas di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangil dikarenakan jam kunjungan yang lebih lama dan juga jumlah pengunjung yang lebih banyak dari hari biasanya. Rata-rata pengunjung per hari sekitar 150 Pengunjung dan sekitar 90 Warga Binaan Pemasyarakatan yang dikunjungi, namun sebanyak 921 pengunjung dan 227 Warga Binaan yang dikunjungi pada hari pertama Hari Raya Idul Fitri. Sedangkan pada hari kedua sebanyak 539 pengunjung dan 223 Warga Binaan yang dikunjungi, dan pada hari ketiga sebanyak 807 pengunjung dan 422 Warga Binaan yang dikunjungi. Namun Alhamdulillah semua berjalan lancar walau dengan kekuatan petugas yang sangat minim, tidak ada kericuhan antara Warga Binaaan dan pengunjung dan tidak ada hal-hal yang mengacu kepada pelarian. (admin)


Share:
Copyright © Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangil | Powered by Blogger Indonesia Design by Aditya Pradana | Website Theme by blogger.com